TIPS ANTI GAGAL MENYULAP TENAGA KERJA BIASA MENJADI PENGGANTI TUKANG MASAK #Bagian penting dari kelas kursus workshop 3 days tanpa tukang masak « YuyunAnwar.Com

Sabtu, 02 Juli 2016

TIPS ANTI GAGAL MENYULAP TENAGA KERJA BIASA MENJADI PENGGANTI TUKANG MASAK #Bagian penting dari kelas kursus workshop 3 days tanpa tukang masak

Kelas 3 days biz camp usaha katering warung akan dilaksanakan tanggal 26-29 Juli 2016 di surabaya dan 23-25 agustus di Jakarta. Untuk sementara hanya di dua kota itu saja pelaksanannya.
Di kelas ini saya memberikan tehnik paling penting buat pemula atau pengusaha UKM yang memang tidak mampu menghire chef lulusan Perhotelan , yang mampu barangkali hanya membayar upah bahkan dibawah UMR. Kemampuan ini memang terkait dengan skala bisnis katering dan warung yang dikelola memang masih kecil.

Menyadari kondisi tersebut, kelas ini memang didesign khusus untukk pengusaha yang memang pada "akhirnya" hanya mendapat tenaga kerja yang kemampuan dibawa rata rata. Wajar gaji belum besar mana ada profesional yang mau bekerja disitu. Menyadari bahwa tiap pekerja juga berhak mendapatkan gaji lebih besar, tenaga chef yang memiliki kemampuan khusus pasti akan pindah bekerja pada perusahaan lain yang lebih menjanjikan. Bagaimana UKM katering dan warung menyiasatinya ? Tips anti gagal dibawah ini akan secara runtut menjelaskan cara menggantikan tukang masak dengan tenaga operator sehingga pengusaha UKM tidak perlu takut ditinggal tukang masak. Mengapa saya yakin anti gagal, sebagai praktisi yang banyak membantu dan mendampingi beberapa UKM di Indonesia tips ini mampu menjadi solusi dan dengan cara ini UKM katering dan warung bisa survive.

Bagaimana Mengantikan Tukang Masak dengan peran Operator. (yuk dilihat bagaimana sebuah resto besar internasional yang punya sistem juga tidak tergantung pada tukang masak, pegawai datang dan pergi). Saya menyebut modul panduan yang saya susun berdasarkan pengalaman saya adalah STRATEGI PENGEMBANGAN KATERINGTANPA CHEFSQEFOP (smart quick efficient food production management)


Cara SQEFOP ini tentunya merupakan kumpulan dari praktek lapangan yang selama ini bisa dijalankan sehingga menjadi salah satu acuan praktek yang bisa digunakan untuk membuat cara memasak lebih praktis di kitchen centre.

Menerapkan prinsip dan cara produksi dalam bisnis kuliner memasak memang disatu sisi terkesan mengesampingkan seni memasak yang sangat lekat dengan tukang masak. Tujuan dari produksi adalah produktifitas sehingga memerlukan piranti yang mudah dikerjakan , tidak boleh mengantungkan pada kemampuan satu orang saja.

Peran manajemen sebagaimana dasar dasar dari manajemen modern diterapkan disini untuk membuat dunia kuliner yang kadang dikaitkan dengan seni menjadi cara praktis yang tersusun, terukur dan dan bisa digantikan dengan mudah. Memandang sebuah pekerjaan sebagai pekerjaan yang obyektif tidak tergantung pada manusia sehingga fungsi operator menjadi penting. Sama seperti pabrikan yang membuat makanan, cara praktis produksi yang akan diajarkan nanti tidak jauh beda.  Menempatkan tenaga kerja sesuai dengan keahlian dan kemampuan masing masing (karakter UKM yang tidak bisa mendapatkan tenaga kerja diatas rata rata) . Karena memang terbatas, operator ini dicetak menguasia cara produksi per bagian sehingga pekerjaan mereka fokus dan cepat. Operator masak bagian kupas dan mencacah bumbu dia akan melakukan pekerjaan ini berkali kali sehingga memang tenaga kerja ini memiliki keahliannya. Cara mencacah dipelajari dengan baik sehingga menjadi SOP akan diajarkan saat karyawan baru hadiri. Tidak perlu khawatir dengan keluar masuk karyawan karena punya sistem training yang bagus.

Karena produksi, perintah memasak tidak hanya bersifat disajikan saat itu juga. Produksi berdasarkan planing yang dibuat untuk sekian hari sehingga proses memasak jauh lebih terarah dan ready setiap saat berapapun permintaan. Disini melibatkan tehnik pengawetan, penyimpanan storage, pembelian dan aneka tehnik dalam tehnologi pangan yang selama ini tidak ada yang diaplikasikan dalam dunia kuliner. Sekali lagi kepentingan membuat panduan 3 days biz camp ini adalah efisiensi banyak tehnik industri yang ternyata sangat mumpuni diterapkan disini. Kapasitas memasak lebih mudah dibuat besar dan kecil karena tidak terkait dengan kemampuan perseorangan saja yang barangkali terbatas tenaganya. Bayangkan kalau hanya apa kata tukang masak saat tukang masak lelah, katering terhenti seketika. Di kelas ini kita membagi tugas operator sedemikian rupa sehingga ibarat membuat sebuah sepeda masing masing operator membuat piranti sepeda mulai dari baut, sadel, gear, ban dan sebagainya yang ujung adalah fungsi assembling. Menjadikan satu sehingga masakan menjadi sajian yang enak cepat aman konsumsi dan disajikan tepat pada waktunya. 

Sudah ada bayangan dalam pikiran kita kalau dapur yang biasanya dikendalikan oleh tukang masak, apa kata tukang masak tapi dikendalikan oleh perencanaan dan SOP ?. Bayangkan dapur anda bisa bekerja otomatis sehingga pemilik usaha lebih banyak waktu untuk mereview dan mengembangkan usaha karena satu ketakutan di tinggal tukang masak (yang dianggap jantung usaha) sudah terselesaika. Masih ragu  atau anda merasa mentog karena tidak menemukan solusinya.

Kelas ini memang beda, dan hanya satu satunya kelas 3 days yang saya susun berdasarkan pengalaman. Mohon maaf di kelas katering dan warung ini tidak mengenal pakem dunia katering. Kursus ini tidak belajar seni memasak tapi tehnogi kuliner untuk membuat masakan. Sehingga tidak ada paket masakan. 25 Menu praktek itu semua mengandung aplikasi tehnologi yang tepat guna sehingga menjadi dasar bagia teman teman UKM untuk mengaplikasikan di usaha. Masakan sih banyak , resep sih berjibun tapi tehnologi yang membuat masakan perform karena harus disimpan disajikan cepat barangkali hanya ada dikelas saya ini saja. 

Yuk Segera daftar 


0 komentar