5 ALASAN MENGAPA KUE KERING RUMAHAN CEPAT BERJAMUR DAN TENGIK ?, MENGENAL LEBIH DEKAT TEHNIK MENGAWETKAN KUE KERING LEBARAN « YuyunAnwar.Com

Kamis, 16 Juni 2016

5 ALASAN MENGAPA KUE KERING RUMAHAN CEPAT BERJAMUR DAN TENGIK ?, MENGENAL LEBIH DEKAT TEHNIK MENGAWETKAN KUE KERING LEBARAN

Kue kering identik dengan lebaran, jenis kue paling favorit bisa jadi nastar dengan selai legit di dalamnya. Yang seringkali bermasalah adalah nastar lebih cepat berjamur bahkan tengik, ini cuma sekedar contoh karena juga tidak menutup kemungkinan kue lain juga mengalami hal yang sama.
Mengeringkan kue adalah pengawetan yang paling mudah dan paling dikenal oleh pengusaha kecil karena investasi pengawetan murah hanya dengan menggunakan oven. Tujuan mengawetkan adalah untuk memperpanjang masa simpan kue agar pas lebaran tidak ribet, Agar kue bisa dikirim kemanapun jauh jauh hari.
Di era yang sudah instan ini pengawetan menjadi satu satunya solusi untuk memenuhi kebutuhan pangan. Bisnis kue kering banyak dilakukan oleh ibu ibu rumah tangga sering kali mengalami kendala karena kue yang dijual tidak tahan lama. Tengik berjamur apak atau bahkan berubah rasa. Banyak yang tidak tahu penyebab sehingga seringkali bingung lalu mencari alasan ini itu entah karena oven bahan dan sebagainya. Wah karena terigunya tidak disangrai dan seterusanya barangkali tidak bisa dijelaskan lebih jauh.
Berbisnis kue kering tidak akan jauh dari tehnik pengawetan. Mengeringkan kue berarti menghilangkan kandungan air dalam bahan kue sehingga berkurang. karena kering pertumbuhan microorganisme dan jamur terhambat. Pengeringan disatu sisi memang mudah dilakukan tapi pengeringan yang lama dengan waktu suhu yang masif bisa mengurangi nutrisi dari bahan yang dikeringkan. Bisa dibayangkan, jika selai nanas dari bahan nanas segar dengan kandungan vitamin c akan berkurang karena dimasak di suhu tinggi saat membuat selai.
Sering bermasalah dengan hasil kue kering yang dijual alias mengapa kue kering kok mudah berjamur atau tengik ?. Berikut hal hal yang mempengaruhi MENGAPA KUE KERING BISA AWET BAHAN SETAHUN ?
1. Banyak tidaknya kandungan air dalam kue (air bisa dari telur, margarine, minyak dst). semakin banyak air semakin cepat rusak. Nastar dengan selai yang basah mudah rusak karena pengaruh dari selai banyak air. Semakin lama meng oven produk semakin kering semakin awet. Berapa suhu dan lamanya meng oven pasti akan variatif karena alat oven yang digunakan pasti berbeda beda kapasitas dan kemampuannya.
2. Kuat tidaknya jenis kemasan yang digunakan, semakin kuat dan tidak tertembus udara maka kue kering semakin kuat tidak berjamur. Mengemas kue kering di kaleng atau aluminium foil membuat kuekering bisa bertahan bahkan setahun umurnya. Mengapa biskuit kaleng tahan begitu lama ? mengapa biskuit dengan kemasan aluminium juga bertahan lama seperti yang dibuat pabrikan karena memang kemasan nya kuat. Mengemas dalam toples beling dengan tutup yang rapat juga membuat kue tahan lama.
Bagaimana dengan kita yang pasti tidak memenuhi harapan pasar kalau dikemas dengan aluminium foil terutup karena tidak kelihatan kuenya. Rata rata ibu ibu pembuat kue menggunakan toples kue dari bahan plastik yang tebal tipisnya bervariasi. Semakin tebal plastik PET yang digunakan kue juga semakin awet. Yang mempengaruhi ketidak awetan toples plastik disini adalah proses sealing di tutup. Jika masih ada udara bisa masuk ke toples, setebal apapun toples yang digunakan kue mudah tengik dan berjamur karena reaksi udara. Apalagi jika kuenya banyak mengandung lemak baca butter margarine minyak dst.
Tidak heran, ada yang kuenya cuma bisa bertahan seminggu tapi ada juga yang beberapa bulan. cari kemasan yang tepat agar kuenya awet.
3. Pemakaian bahan pengawet berupa anti jamur bisa menambah performa kue kering yang dimasak karena tugas pengawet ini akan membunuh jamur yang kemungkinan bisa tumbuh akibat ada air, udaranya terbuka dan sebagianya.
4. Bagus tidaknya sanitasi higin pembuat kue. Semakin tinggi tingkat kebersihan yang diterapkan semakin awet kue yang dikeringkan karean proses sanitasi higin yang baik akan mencegah tercampurnya bahan kue dengan bahaya pangan yang kotor misalnya.
5. Penggunaan silica gel untuk mengendalikan kelembaban dalam wadah juga bisa mencegah tumbuhnya jamur lebih cepat. Silica gel bukan food grade jadi harus dikemas dalam kantong dan tidak boleh tersentuh dengan kue kering yang dibuat. Silica gel bukan pengawet.

Jadi Sekarang anda sudah yakin kalau kue keringnya bisa disimpan lama ? Selama berbisnis kue kering.
Yuyun



1 komentar:

  1. Desiccanto Surabaya menjual Silica Gel Foodgrade & OxyFree. Silica gel Foodgrade berfungsi hanya utk menyerap lembab pd mknan dlm kemasan. Sedangkan Oxyfree berfungsi utk menyerap oksigen yg terdapat pd mknan dlm kemasan, oxyfree jg menyerap lembab tp tdk kurang dr 5% saja dr beratnya sendiri. Yg sangat berpengaruh besar utk menjaga tetap awet renyah n tahan lama pd makanan kering ato yg berminyak sekalipun adlh OxyFree. Krn yg menyebabkan kue kering, krupuk, kripik dll itu berbau tengik n apek adlh bakteri yg terdpt pd mknan tsb. Oxyfree akan mengambil semua oksigen dlm kemasan tsb maka bakteri tsb akan mati, bakteri tdk bs hidup tanpa oksigen.
    Info lbh lanjut bs kunjungi blog kami
    https://desiccanto.blogspot.co.id/2016/12/oxyfree-50cc-with-vacuumpack-desiccanto.html

    BalasHapus