buku-yuyun-anwar-1         buku-yuyun-anwar-2
buku-yuyun-anwar-1         buku-yuyun-anwar-2
buku-yuyun-anwar-1         buku-yuyun-anwar-2

Latest Release

Sabtu, 02 Juli 2016

Kelas 3 days biz camp usaha katering warung akan dilaksanakan tanggal 26-29 Juli 2016 di surabaya dan 23-25 agustus di Jakarta. Untuk sementara hanya di dua kota itu saja pelaksanannya.
Di kelas ini saya memberikan tehnik paling penting buat pemula atau pengusaha UKM yang memang tidak mampu menghire chef lulusan Perhotelan , yang mampu barangkali hanya membayar upah bahkan dibawah UMR. Kemampuan ini memang terkait dengan skala bisnis katering dan warung yang dikelola memang masih kecil.

Menyadari kondisi tersebut, kelas ini memang didesign khusus untukk pengusaha yang memang pada "akhirnya" hanya mendapat tenaga kerja yang kemampuan dibawa rata rata. Wajar gaji belum besar mana ada profesional yang mau bekerja disitu. Menyadari bahwa tiap pekerja juga berhak mendapatkan gaji lebih besar, tenaga chef yang memiliki kemampuan khusus pasti akan pindah bekerja pada perusahaan lain yang lebih menjanjikan. Bagaimana UKM katering dan warung menyiasatinya ? Tips anti gagal dibawah ini akan secara runtut menjelaskan cara menggantikan tukang masak dengan tenaga operator sehingga pengusaha UKM tidak perlu takut ditinggal tukang masak. Mengapa saya yakin anti gagal, sebagai praktisi yang banyak membantu dan mendampingi beberapa UKM di Indonesia tips ini mampu menjadi solusi dan dengan cara ini UKM katering dan warung bisa survive.

Bagaimana Mengantikan Tukang Masak dengan peran Operator. (yuk dilihat bagaimana sebuah resto besar internasional yang punya sistem juga tidak tergantung pada tukang masak, pegawai datang dan pergi). Saya menyebut modul panduan yang saya susun berdasarkan pengalaman saya adalah STRATEGI PENGEMBANGAN KATERINGTANPA CHEFSQEFOP (smart quick efficient food production management)


Cara SQEFOP ini tentunya merupakan kumpulan dari praktek lapangan yang selama ini bisa dijalankan sehingga menjadi salah satu acuan praktek yang bisa digunakan untuk membuat cara memasak lebih praktis di kitchen centre.

Menerapkan prinsip dan cara produksi dalam bisnis kuliner memasak memang disatu sisi terkesan mengesampingkan seni memasak yang sangat lekat dengan tukang masak. Tujuan dari produksi adalah produktifitas sehingga memerlukan piranti yang mudah dikerjakan , tidak boleh mengantungkan pada kemampuan satu orang saja.

Peran manajemen sebagaimana dasar dasar dari manajemen modern diterapkan disini untuk membuat dunia kuliner yang kadang dikaitkan dengan seni menjadi cara praktis yang tersusun, terukur dan dan bisa digantikan dengan mudah. Memandang sebuah pekerjaan sebagai pekerjaan yang obyektif tidak tergantung pada manusia sehingga fungsi operator menjadi penting. Sama seperti pabrikan yang membuat makanan, cara praktis produksi yang akan diajarkan nanti tidak jauh beda.  Menempatkan tenaga kerja sesuai dengan keahlian dan kemampuan masing masing (karakter UKM yang tidak bisa mendapatkan tenaga kerja diatas rata rata) . Karena memang terbatas, operator ini dicetak menguasia cara produksi per bagian sehingga pekerjaan mereka fokus dan cepat. Operator masak bagian kupas dan mencacah bumbu dia akan melakukan pekerjaan ini berkali kali sehingga memang tenaga kerja ini memiliki keahliannya. Cara mencacah dipelajari dengan baik sehingga menjadi SOP akan diajarkan saat karyawan baru hadiri. Tidak perlu khawatir dengan keluar masuk karyawan karena punya sistem training yang bagus.

Karena produksi, perintah memasak tidak hanya bersifat disajikan saat itu juga. Produksi berdasarkan planing yang dibuat untuk sekian hari sehingga proses memasak jauh lebih terarah dan ready setiap saat berapapun permintaan. Disini melibatkan tehnik pengawetan, penyimpanan storage, pembelian dan aneka tehnik dalam tehnologi pangan yang selama ini tidak ada yang diaplikasikan dalam dunia kuliner. Sekali lagi kepentingan membuat panduan 3 days biz camp ini adalah efisiensi banyak tehnik industri yang ternyata sangat mumpuni diterapkan disini. Kapasitas memasak lebih mudah dibuat besar dan kecil karena tidak terkait dengan kemampuan perseorangan saja yang barangkali terbatas tenaganya. Bayangkan kalau hanya apa kata tukang masak saat tukang masak lelah, katering terhenti seketika. Di kelas ini kita membagi tugas operator sedemikian rupa sehingga ibarat membuat sebuah sepeda masing masing operator membuat piranti sepeda mulai dari baut, sadel, gear, ban dan sebagainya yang ujung adalah fungsi assembling. Menjadikan satu sehingga masakan menjadi sajian yang enak cepat aman konsumsi dan disajikan tepat pada waktunya. 

Sudah ada bayangan dalam pikiran kita kalau dapur yang biasanya dikendalikan oleh tukang masak, apa kata tukang masak tapi dikendalikan oleh perencanaan dan SOP ?. Bayangkan dapur anda bisa bekerja otomatis sehingga pemilik usaha lebih banyak waktu untuk mereview dan mengembangkan usaha karena satu ketakutan di tinggal tukang masak (yang dianggap jantung usaha) sudah terselesaika. Masih ragu  atau anda merasa mentog karena tidak menemukan solusinya.

Kelas ini memang beda, dan hanya satu satunya kelas 3 days yang saya susun berdasarkan pengalaman. Mohon maaf di kelas katering dan warung ini tidak mengenal pakem dunia katering. Kursus ini tidak belajar seni memasak tapi tehnogi kuliner untuk membuat masakan. Sehingga tidak ada paket masakan. 25 Menu praktek itu semua mengandung aplikasi tehnologi yang tepat guna sehingga menjadi dasar bagia teman teman UKM untuk mengaplikasikan di usaha. Masakan sih banyak , resep sih berjibun tapi tehnologi yang membuat masakan perform karena harus disimpan disajikan cepat barangkali hanya ada dikelas saya ini saja. 

Yuk Segera daftar 


Minggu, 26 Juni 2016

Jangan pernah bohong kalau teman teman UKM tidak mendapat kesulitan untuk mengurus ijin edar berupa MD untuk produk olahan nuget ayam ? Jujur semua pasti mendapat masalah dan pasti ditolak karena dianggap tidak memenuhi syarat keamanan pangan. Sedih dan mengenaskan, puluhan eh bahkan ribuan ibu ibu yang membuat nuget rumahan akan berakhir hanya dengan jualan sambil sembunyi sembunyi karena di tolak pengurusan MD nya.

Ijin MD, adalah ijin edar yang dikeluarkan oleh BPOM untuk produk olahan daging beku karena dianggap beresiko tinggi. Mengapa resiko tinggi karena terkait dengan kandungan gizi protein dan rantai dingin yang diperlukan. Dulu, 2 tahun lalu, ijin Nuget masih bisa dikeluarkan oleh dinas kesehatan kabupaten kotamadya sehingga prosedurnya singkat dan investasinya lebih murah.

Sekarang, jangan berharap kalau dinas kesehatan akan mengeluarkan ijin edar tersebut karena wajib bagi pengusaha produsen nuget yang dikemas mendaftarkan ke BPOM propinsi dan pusat. Wiih...seru pastinya karena begitu UKM menyebut daftar untuk nuget maka sejumlah persyaratan yang luar biasa "berat" buat UKM harus ditanggung dengan jumlah investasi ratusan juta untuk membuat sarana dan prasarana mirip pabrik. Pastilah, hanya pengusaha besar yang bisa melakukan itu.

Nuget, apa sih kok benar benar jadi istimewa dan susah dijangkau oleh pelaku UKM ?. Nuget, apa sih bedanya dengan risol ? atau kroket ? semua berlapis tepung, semuanya bisa dikerjakan dengan tangan dan manual. Semuanya belum pernah mencetak rekor membunuh manusia sekian juta karena kasus tidak sanitasi higin sehingga mengancam keamanan pangan. Siapa sih yang harus bilang kalau membuat nuget harus pakai mesin sehingga ijinnya harus industry ?. Ribuan UKM nuget di Indonesia juga membuatnya tanpa mesin canggih, bisa dan aman di konsumsi.

Lantas apa yang menarik ? kalau secara fisik saja antara risol dan nuget tidak memiliki perbedaan yang significant, lantas kenapa Nuget terutama nuget ayam (paling horor) harus memiliki ijin edar yang lebih rumit ?. Bagi salah jika alasan tehnis tidak masuk akal pasti terkait dengan prospek pasar nuget yang luar biasa besarnya di Indonesia.

Terkuak 5 Alasan Penting Yang Membuat Usaha Nuget ini begitu protektif dan seolah olah hanya bisa dikelola oleh perusahaan besar adalah :
1. Nuget merupakan olahan praktis yang sekarang menjadi olahan paling mudah disajikan ibu ibu rumah tangga dengan gizi tinggi,dalam waktu 2-3 menit saja. Olahan ini bahkan mampu menjadi pengganti lauk saat sarapan. duh bayangkan posisinya bisa menggantikan lauk sarapan . berapa banyak orang Indonesia yang sekarang sarapan nuget . Omzet yang fantastis.
2. Edukasi dini, bisnis masa depan, sejak dini anak anak sekarang sudah diedukasi dengan lauk bernama nuget sehingga saat dewasa nanti  nuget pun dikenalkan ke anaknya kelak. Sama dengan orang seusia saya sarapan mengenal soto,akan mengenalkan soto pula.
3. Olahan pengawetan beku adalah pengawetan yang paling sempurna karena tidak ada nutrisi, gizi atau bentuknya yang berubah karena dibekukan. Makanan beku jadi pilihan yang paling praktis dan menguntungkan.
4. Nuget makanan enak dan digemari , dari hasil riset terakhir saya, anak anak usia SD jika makan yang dicari adalah nuget dan sosis.
5. penguasaan taste nuget ayam menciptakan penguasaaan selera sehingga lidah orang indonesia mengenal selera yang sama yakni nuget pabrikan. Karena lidah sudah ter"biasa" dengan olahan nuget, bisa jadi seperti makanan yang sudah terbentuk pasarnya, nuget jadi olahan yang pasarnya sangat prospek sekali.

Jika alasan adalah pasar,lalu mengapa ijin nuget begitu sulitnya bagi UKM. Seolah hanya perusahaan besar dengan fasilitas canggih yang bisa dapat ijin edar MD nuget. JIka pasar memang begitu besar mengapa tidak sama sama dinikmati UKM dan perusahaan besar. Mengapa UKM terdepak ? Apa UKM tidak berhak mengambil share hanya karena yang memperkenalkan usaha ini perusahaan besar saja ? Apa ada perasaan gua yang memperkenalkan produk ini gua pula yang memiliki pasar ini ?

Ayooo jujur dan angkat tangan siapa penjual nuget yang mendapat kesulitan mengurus ijin edar berupa MD ? jujur dan angkat tangan kalian. #catatan galau yuyun anwar



Menjelang hari besar, seperti lebaran ini. Para pengusaha olahan seafood daging beku sangat cemas karena seperti biasa penertiban terhadap olahan kemasan di pasaran yang tidak memiliki ijin edar baik PIRT maupun MD pasti akan terjadi . Jika masih di tangan petugas BPOM masih bisa direhabilitasi yang parah ketika sudah masuk ranah pidana, apalagi ada oknum yang bermain di situ.
Sudah banyak cerita ngenes, UKM yang terjaring razia dari yang produknya di persepsi negative sampai menjadi sasaran empuk oknum yang ingin bermain di UU Pangan no 18, dengan alasan klise akhirnya menjadi sapi perah hanya karena tidak memiliki ijin edar MD (makanan dalam) yang dikeluarkan BPOM. Banyak yang terbunuh bahkan membunuh usahanya dari pada harus berhadapan dengan oknum yang kadang meminta lebih. Sudah persaingan semakin sengit harus mengeluarkan dana non budget untuk biaya keamanan dan sebagainya.
UKM olahan daging seafood susu dan MD ? quo vadis ?. Mau dibawa kemana ? mau dibunuh pelan pelan sehingga yang bisa survive hanya pengusaha besar saja ? . Faktanya dua tahun terakhir ini mulai banyak berjatuhan UKM yang bergerak di pengemasan olahan daging seafood , bahkan mereka sudah tidak mampu berdiri lagi. Faktanya saya sudah tidak menemukan pengusaha kecil bakso misalnya yang mengemas bakso dan dijual di pasar tradisional. Habis dan yang tersedia hanya merk besar yang sering tampil di TV. Ayoo kembalikan, puluhan tahun silam siapa yang mengusung dan menciptakan demand bakso kalau bukan pedagang kecil. Sekarang ?. Dengan sedihnya menyaksikan para pengusaha kecil ini hanya gigit jari melihat yang besar meraup omzet milyaran dari penjualan bakso. Siapa sih yang tidak tahu kalau omzet bakso daging sapi saja sehari bisa puluhan milyard kok.
Ketika peraturan kepada BPOM RI no 1 tahun 2015 tentang kategori pangan , semakin mempertegas bahwa olahan daging seafood dan susu yang termasuk kategori high risk harus mendapatkan ijin edar dengan menggunakan MD. PIRT dari Dinas Kesehatan Kotamadya sudah tidak berlaku lagi. Apa efeknya ? Banyak UKM yang bergelimpangan karena tidak mampu mendapatkan ijin MD BPOM. Memang biaya untuk mendapatan itu Cuma 500 ribu per produk, tapi aturan itu klise karena untuk mencapai kesana banyak uang dan investasi yang diperlukan.
Lucunya adalah, MD ini bersyarat industry sehingga syarat untuk E Reg itupun harus mencantumkan ijin industry. Sayangnya UKM dan UMKM tidak memiliki itu. Parahnya lagi, bahwa untuk mencapai jaminan food safety , disyaratkan dengan bangunan sarana bangunan yang investasinya pasti tidak terjangkau oleh UKM UMKM. Dengan bermodal 5 juta rasanya tidak mungkin UKM bisa mencapai kesana karena high risk itu dikaitkan dengan bangunan fisik yang bersifat sangat rigid dan tidak ditawar. Dengan alasan adopsi HACCP harusnya, bukan fasilitas dengan investai ratusan juta yang jadi andalan tapi kemampuan UKM mengendalikan munculnya bahaya pangan sedini mungkin. Sayang UU ini tidak ada kaitannya dengan omzet. Asumsinya UKM dengan omzet kecil kendali bahaya pangan masih bisa terjangkau kecuali dengan omzet besar, dimana bahaya susah dikendalikan jika tidak dengan fasilitas pabrikan.
APA EFEK BURUK DARI PEMBERLAKUAN MD KEPADA OLAHAN DAGING SEAFOOD SUSU BEKU ?. Sangat buruk sekali . Hari ini tidak ada UKM satupun yang bisa menjual bakso daging sapi yang dikemas lalu dijual, kecuali pabrik besar yang menguasai hulu hilir itu. UKM gigit jari, belum lagi serangan MEA, produk bakso dari luar pasti lebih murah. Kalaupun ada yang nekad akan berakhir di razia, bayar denda, tutup usaha, ketakutan dan UKM bergelimpangan. Jangan berharap ibu ibu bisa menambah penghasilan karena membuat nugget rumahan lalu dijual di agen frozen kecil di sebelah rumahnya, karena tidak mungkin ibu ibu membangun pabrik nugget. Nuget ini seolah produk yang amat sangat beresiko tinggi sehingga hanya yang canggih dan bertehnologi saja yang mampu bikin. Di luar negeri yang nota bene dimana nugget berasal, haccp masih bisa kok diperlakukan di UKM kecil, jadi ijin tetap ada. Apalagi UKM jualan sosis, belum mendaftarkan saja sudah langsung keok. Dulu es puter masih bisa dikemas dengan ijin PIRT dijual oleh pedagang keliling, sekarang jangan berharap begitu karena es puter naik kelas harus MD. Efeknya, hanya perusahaan besar saja yang menguasai industry es krim di Indonesia. UKM gigit jari lagi. Aneka olahan lain yang dibekukan juga tiba tiba menyusut omzetnya, bahkan makanan yang banyak dikelola UKM beralih pindah dikerjakan pabrikan. Ingat otak otak sekarang semua pabrik gede pada bikin, bakso ikan atau aneka olahan daging tradisional juga di incar. KITA UKM DIMANA ? FAKTANYA OMZET FROZEN FOOD MEMANG LUAR BIASA KOK. UKM hanya dapat jatah jualan kering misal abon,kerupuk, kue kering….hmmm berapa sih omzetnya ? siapa sih yang memerlukannya ? sedikit banget. Memang UKM tidak berhak menjual olahan seafood daging dan susu ?. Tidak semau UKM tidak mampu mengendalikan munculnya bahaya pangan. Banyak UKM yang memiliki kemampuan ilmu sanitasi higin kok. Gak harus mewah dan canggih untuk bersih, sederhana bisa juga bersih dan higin .
Kemana Pemerintah, dalam hal ini BPOM dibawah presiden langsung hanya menjalankan UU saja kok. UU yang bagi saya justeru menghambat atau mengkerdilkan peran UKM , cek saja UU (Pasal 142
Pelaku Usaha Pangan yang dengan sengaja tidak memiliki izin edar terhadap setiap Pangan Olahan yang dibuat di dalam negeri atau yang diimpor untuk diperdagangkan dalam kemasan eceran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 91 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp4.000.000.000,00 (empat miliar rupiah).UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 18 TAHUN 2012 TENTANG PANGAN ). Betapa UU ini membuat UKM mengekerut, karena sampai kapanpun dengan modal kecil UKM UMKM tidak mampu mendapatkan MD. Lalu UKM UMKM yang bergerak di olahan seafood daging susu dilindungi siapa ? Dibawah aturan siapa ? Good bye !!!. Tidak ada yang peduli kok, pembiaran ini seolah pembunuhan pelan pelan pengusaha UKM agar mati di negeri sendiri, tidak bisa jualan di negeri sendiri dan akhirnya menjadi pengkonsumsi produksi olahan pabrik multinatnional corp. Padahal UKM paling setia tidak akan lari ke luar negeri kalau negeri ini kacau, tidak membawa dana ke luar negeri. Padahal UKM paling gigih menghidupkan ekonomi Indonesia. Hadew…
Kemana yang lainnya ? Menkop dalam hal ini dinas Koperasi dan UMKM ?, Mentri pertanian ? Mentri perikanan ? Mentri kesehatan ?. Mereka tidak berdaya melawan UU kok. Trus bagaimana nasib UKM yang mengolah beku daging seafood dan susu. Ya, berhenti saja. Kalian tidak berhak. Kecuali UKM bisa bikin pabrik segede perusahan besar itu, baru deh bisa jualan nugget. Serius begitu kok.
Adakah Upaya Positip agar kondisi tidak menguntungkan ini mendera UKM frozen ?. Banyak tapi tidak ada satupun yang mau mengalah. Ok BPOM sudah berusaha keras menjembatani upaya UKM UMKM untuk mendapatakn MD dengan pembinaan di Jakarta, loh lah UKM lainnya bagaimana nasibnya ?. Apakah BPOM mampu membina UKM UMKM sejagad Indonesia sementara untuk E reg saja jam 4 sudah tutup, untuk minta auditor datang saja butuh waktu berbulan bulan. Apa cukup sumber dayanya ?
Lalu kenapa Departemen Kesehatan, Pertanian, Perikanan ? mereka punya dinas di daerah loh dan punya tenaga ahli yang saya yakin juga paham tentang food safety. Saya yakin itu, bukan hanya instansi tertentu saja yang paham. Kalau wilayah kerja BPOM hanya sebatas propinsi kenapa tugas pembinaan ini bisa dibagi ? . Ada yang lebih lucu dari lelucon di TV loh, seorang teman UKM sudah mendapatkan sertifikasi HACPP dari Dirjen Perikanan saja tidak lolos kelayakan PSB dari BPOM. Saya Cuma heran, karena setahu saya hanya Departeman perikanan yang punya compentent authority ekpor produk olahan ke luar negeri sebut EU dan USA. Kenapa di negeri sendiri tidak diakui ? mereka adalah negara dengan standard food safety yang ketat.
Saya sangat berharap, UU pangan itu tidak diberlakukan secara keras sehingga membuat BPOM tidak bisa bergerak, membuat departemen lain tidak bisa bekerja juga, membuat UKM tersingkir dengan pasti dari usaha olahan seafood daging susu beku. Sungguh ini ironis sekali. Andai aturan untuk food safty UKM bersifat local dan dikendalikan oleh depertemen terkait dibawah pengawasan BPOM tentu hasilnya akan indah, UKM UMKM memproduksi olahan dengan omzet sesuai dengan kemampuanya dengan food safety yang terkendali. Misalnya, ijin PIRT tetap dikeluarkan dinas kesehatan terkait, dibawah pembinaan kalau produk pertanian bakso sapi misalnya ya depertemen pertanian, dengan pengawasan dari BPOM. Omzet terbatas sesuai dengan kemampuan, karena bahaya pangan timbul jika UKM dengan kemampuan kecil memperbesar produksi. Ketika UKM sudah naik kelasnya saatnya mereka untuk mengurus MD. Seandainya ???
Yuk, UKM UMKM Frozen yang mengemas produknya silahkan tiarap. Tidur. Tidak perlu usaha dulu. Semoga Pemerintah memberi makan kita gratis.‪#‎curahan‬ hati pengamen ukm yang galau karena sering melihat teman UKM yang dirazia, padahal tidak semua UKM jelek. Ada UKM yang baik dan menjaga standard food safety. Yuyun anwar

Jumat, 17 Juni 2016

contoh 85 CL 

di pasar  yang jualan pun sambil merokok heheheh

Suka bingung menghadapi fenomina daging sapi yang melonjak tinggi saat hari besar misal lebaran, padahal pemerintah sudah melakukan operasi pasar.
Suka mengadili daging beku sebagai makanan yang tidak layak ? lalu berpaling dan mati matian mengejar daging segar di pasar padahal belum tentu mendapatkan yang baik juga.
Masih terjebak pada anggapan lama daging beku tidak bisa untuk membuat bakso atau rendang ? Itu mitos yang salah dan dipertahankan karena untuk kepentingan pasar.
Benarkah daging beku dan daging segar memiliki keunggulan masing masing ?. Saya sedikit berbagi tips kepada teman teman pengusaha kecil saat belanja daging.

Mengenal Tipe dan Jenis daging Sapi Beku Import.
Saya dengan jelas menyebut jika daging beku import jauh lebih fair berdasarkan pembagian mutu daging karena rata rata daging import memperlakukan harga berdasarkan kwalitas yang dimiliki. Sapi setelah disembelih dan mengalami proses chiling akan dibagi menjad potongan/cut sebagai berikut :
1. Primary cut, yakni potongan utama untuk premium food semacam steak yakni tenderloin atau sirloin. Harganya paing mahal
2. Secondari cut yakni potongan kwalitas daging menengah yang bisa digunakan untuk aneka olahan daging atau jenis makanan terntentu misal knuckle, brisket, blade, rib eye, gandik dan seterusnya yang kandungan lemaknya sedikit dan lemak alami dari bagian potongan daging tersebut. harganya lebih murah di banding primary cut. Jika sampai di distributor daging, harga bisa mencapai 90-120 ribuan. Sangat fair dan efisien karena kita bisa memilih jenis jenisnya . Tiap bagian daging dari sapi memiliki tingkat tekstur dan keempukan yang berbeda.
3. Boneless, yakni tetelan bagian dari potongan daging sapi bagian depan atau belakang yang biasanya dijual dalam bentuk blok frozen dengan kadar lemak yang variatif. Disini kita mengenal misalnya FQ 85 CL, yang artinya forquarter content lean dengan 85% daging, 15% lemak. Jika 75 CL artinya 75% daging dan 25% lemak. Ini tidak dikenal dalam pembagian potongan daging di Indonesia. semakin rendah CL semakin banyak lemak harganya juga semakin murah. Ini jauh lebih fair karena kita tahu beli daging dengan komposisi lemak
4. Jerohan dan Lemak, adalah bagian yang paling low grade sehingga nilai jualnya juga rendah.

Apa pedagang di pasar mengenal pembagian tersebut ? Apa semua orang sama fairnya menjual harga daging sapi berdasarkan mutu yang dijual. Ingat di pasar surabaya, pasar jakarta atau pasar dimanapun pembagian tidak sama. Ada yang menjual mahal tidaknya mutu daging berdasarkan jenis masakan . Nah loh....belum standard kan ?. Alhasil kita mengenal dipasar dengan tingkatan mutu sebagai berikut : daging untuk bakso, rendang, rawon, tetelan, urat, lemak atau bahkan karena misal di jatim ada masakan tahu campur lalu timbul kategori baru tahu campur, atau di bandung  karena banyak gepuk lalu muncul kategori daging gepuk.
Menyoroti daging tetelan,harusnya tetelan adalah sisa sisa potongan daging utama yang tentu saja harganya lebih rendah. Yang disebut tetelan harusnya tetap ada dagingnya, sayangnya kita belum punya standar berapa persen daging berapa lemak. Yang bahkan bikin kesal harga daging tetelan meroket hanya karena permintaan per baksoan yang makin tinggi sehingga jadi mahal lalu campurannya banyak lemak. Alhasil tetelan jaman dulu yang masiha ada semburat merah daging berubah jadi putih. Yang bikin aneh lagi adalah lemak sapi makin mahal bahkan menyamai harga daging boneles import karena munculnya olahan bakso murah yang butuh lemak, dulu lemak murah sekarang jadi mahal. Bayangkan pembagian mutu daging dengan konsekwensi harga berdsarkan permintaan pasar .

Pikirkan, jika kita membeli daging 75 CL jauh lebih berdaging dari pada membeli tetelan di pasar. faktanya di lapangan begitu ketika tidak mampu membeli diatas 120 ribu.

Daging beku secara mutu lebih terjamin karena dibekukan dengan suhu minus tinggi yang menjaga agar mutu daging tidak berkurang. Apa benar membuat bakso dengan daging beku hasilnya akan jelek. Jika anda seringkali mengikuti kelas saya, mindset ini akan berubah. Semakin beku semakin bagus hasil nya. Semakin dingin semakin terjaga kwalitas protein dan terjaga dari pertumbuhan bakteri. Tidak ada alasan yang menyebut bahwa daging beku turun kwalitas, jika dibekukan secara benar dan tepat. Bayangkan daging di pasar yang digantung biasanya tidak akan bisa bertahan lama karena saat dipasar terjadi kontaminasi dengan kotoran, baketeri terbuka dan lalat dan sebagainya yang pasti akan mempercepat pembusukan karena tidak ada rantai dingin.

Tulisan ini saya sampaikan agar teman teman pengusaha jangan ragu membeli yang beku. boleh daging beku impor boleh daging beku lokal. Tidak harus semua fresh sehingga pada akhirnya kita juga tidak mendapat mutu yang fair karena rebutan dengan sesama pembeli yang semua berasumsi fresh bagus.

Fenomina daging giling perlu diwaspadai, jika harganya lebih murah dan tidak masuk akal (harusnya daging giling lebih mahal daripada utuh karena value added) karena biasanya dari daging kwalitas yang turun lalu digiling atau dicampur lemak.

So, Lebaran nanti tidak perlu harus takut antri dan jadi korban kenaikan harga daging sapi yang meroket. Rendangpun bisa dibuat dari daging beku kok tinggal pilih jenisnya saja.

Semoga bermanfaat,
yuyun anwar

Kamis, 16 Juni 2016

Kue kering identik dengan lebaran, jenis kue paling favorit bisa jadi nastar dengan selai legit di dalamnya. Yang seringkali bermasalah adalah nastar lebih cepat berjamur bahkan tengik, ini cuma sekedar contoh karena juga tidak menutup kemungkinan kue lain juga mengalami hal yang sama.
Mengeringkan kue adalah pengawetan yang paling mudah dan paling dikenal oleh pengusaha kecil karena investasi pengawetan murah hanya dengan menggunakan oven. Tujuan mengawetkan adalah untuk memperpanjang masa simpan kue agar pas lebaran tidak ribet, Agar kue bisa dikirim kemanapun jauh jauh hari.
Di era yang sudah instan ini pengawetan menjadi satu satunya solusi untuk memenuhi kebutuhan pangan. Bisnis kue kering banyak dilakukan oleh ibu ibu rumah tangga sering kali mengalami kendala karena kue yang dijual tidak tahan lama. Tengik berjamur apak atau bahkan berubah rasa. Banyak yang tidak tahu penyebab sehingga seringkali bingung lalu mencari alasan ini itu entah karena oven bahan dan sebagainya. Wah karena terigunya tidak disangrai dan seterusanya barangkali tidak bisa dijelaskan lebih jauh.
Berbisnis kue kering tidak akan jauh dari tehnik pengawetan. Mengeringkan kue berarti menghilangkan kandungan air dalam bahan kue sehingga berkurang. karena kering pertumbuhan microorganisme dan jamur terhambat. Pengeringan disatu sisi memang mudah dilakukan tapi pengeringan yang lama dengan waktu suhu yang masif bisa mengurangi nutrisi dari bahan yang dikeringkan. Bisa dibayangkan, jika selai nanas dari bahan nanas segar dengan kandungan vitamin c akan berkurang karena dimasak di suhu tinggi saat membuat selai.
Sering bermasalah dengan hasil kue kering yang dijual alias mengapa kue kering kok mudah berjamur atau tengik ?. Berikut hal hal yang mempengaruhi MENGAPA KUE KERING BISA AWET BAHAN SETAHUN ?
1. Banyak tidaknya kandungan air dalam kue (air bisa dari telur, margarine, minyak dst). semakin banyak air semakin cepat rusak. Nastar dengan selai yang basah mudah rusak karena pengaruh dari selai banyak air. Semakin lama meng oven produk semakin kering semakin awet. Berapa suhu dan lamanya meng oven pasti akan variatif karena alat oven yang digunakan pasti berbeda beda kapasitas dan kemampuannya.
2. Kuat tidaknya jenis kemasan yang digunakan, semakin kuat dan tidak tertembus udara maka kue kering semakin kuat tidak berjamur. Mengemas kue kering di kaleng atau aluminium foil membuat kuekering bisa bertahan bahkan setahun umurnya. Mengapa biskuit kaleng tahan begitu lama ? mengapa biskuit dengan kemasan aluminium juga bertahan lama seperti yang dibuat pabrikan karena memang kemasan nya kuat. Mengemas dalam toples beling dengan tutup yang rapat juga membuat kue tahan lama.
Bagaimana dengan kita yang pasti tidak memenuhi harapan pasar kalau dikemas dengan aluminium foil terutup karena tidak kelihatan kuenya. Rata rata ibu ibu pembuat kue menggunakan toples kue dari bahan plastik yang tebal tipisnya bervariasi. Semakin tebal plastik PET yang digunakan kue juga semakin awet. Yang mempengaruhi ketidak awetan toples plastik disini adalah proses sealing di tutup. Jika masih ada udara bisa masuk ke toples, setebal apapun toples yang digunakan kue mudah tengik dan berjamur karena reaksi udara. Apalagi jika kuenya banyak mengandung lemak baca butter margarine minyak dst.
Tidak heran, ada yang kuenya cuma bisa bertahan seminggu tapi ada juga yang beberapa bulan. cari kemasan yang tepat agar kuenya awet.
3. Pemakaian bahan pengawet berupa anti jamur bisa menambah performa kue kering yang dimasak karena tugas pengawet ini akan membunuh jamur yang kemungkinan bisa tumbuh akibat ada air, udaranya terbuka dan sebagianya.
4. Bagus tidaknya sanitasi higin pembuat kue. Semakin tinggi tingkat kebersihan yang diterapkan semakin awet kue yang dikeringkan karean proses sanitasi higin yang baik akan mencegah tercampurnya bahan kue dengan bahaya pangan yang kotor misalnya.
5. Penggunaan silica gel untuk mengendalikan kelembaban dalam wadah juga bisa mencegah tumbuhnya jamur lebih cepat. Silica gel bukan food grade jadi harus dikemas dalam kantong dan tidak boleh tersentuh dengan kue kering yang dibuat. Silica gel bukan pengawet.

Jadi Sekarang anda sudah yakin kalau kue keringnya bisa disimpan lama ? Selama berbisnis kue kering.
Yuyun



CMC dan bahan Lain dimixer sampai halus dan mengental


Tambahkan pewarna makanan food grade warna kuning telur. Adonan kental mirip telur yang dikocok


Telur imitasi ala yuyun anwar siap digunakan untuk mengoles

Kuning Telur merupakan salah satu bahan untuk mengoles kue kering yang harganya pasti melambung tinggi saat menjelang hari besar. Berangkat dari rasa prihatin dan ingin memberi solusi, ide membuat kuning telur imitasi barangkali bisa menjadi sedikit solusi terutama yang menjual low cost cookies.
Disebut resep ini murni menggantikan telur,sama sekali tidak. Minimal ide inovative ini bisa memiliki performa 80% dari kinerja telur asli. Pilhan kembali lagi kepada teman UKM terutama, ini cuma sedikit solusi.
Inovatif dan kreatif, meski tidak sepenuhnya memberikan manfaat tapi ide baru yang lebih murah dan mendekati kebutuhan. begitulah saya menyebut hasil ekperiment murni saya.
Sengaja ditulis dan disebarkan karena berharap ide ini jadi solusi usaha. Semoga pengusaha kue kering makin sukses.  

RESEP MEMBUAT OLESAN KUNING TELUR IMITASI, 
Resep 1 (agak mahal):
bahan :
1 gr cmc (carbomextil celulose)
air 300 gr
Susu cair 200 gr
pewarna kuning secukupnya
5 gr tapioka
10 gr gula
Cara membuat :
Mixer dengan kecepatan rendah 1 gr cmc , gula, tapioka bersama dengan air dan susu cair sampai mengental dengan kecepatan bertahap selam 3-5 menit. Jika sudah mengental tambahkan pewarna kuning sesaui dengan warna yang diinginkan.
Resep 2 Kuning telur imitasi siap saji instan:
bahan :
1-2 gr cmc (carbomextil celulose)
25 gr susu bubuk (instan)
pewarna kuning telur bubuk 0.25 gr
5 gr tapioka
10 gr gula/gula sorbitol bubuk ok
aduk bahan menjadi satu. Olesan kuning imitasi siap digunakan.
cara pakai :
Mixer bahan kering dengan 500 gr air sampai tercampur rata secara bertahap selama 3-5 menit. Kuning telur siap digunakan.
Catatan Penting :
Hasil 80 per cen mendekati telur asli. Tidak bisa digunakan sebagai pengganti kuning telur yang memiliki fungsi mengikat tapi hanya bisa untuk olesan.
Jika ingin mengkilat silahkan divariasikan sendiri dengan menggunakan glukose, madu, sorbitol dan seterus yang memberi efek mengkilat.
Jika kurang kental , cmc bisa di tambahkan.
cmc adalah pengental yang food grade dan digunakan sesuai dengan standard keamanan pangan.

Tidak ada hak cipta resep ini, Saya melakukannya, merisetnya untuk disebar bagi yang ingin mendapatkan manfaatnya. Ilmu yang disebar akan memberikan barokah.

salam
yuyun

Sabtu, 04 Juni 2016

Saya Mengatakan bahwa penggunaan emulsfier kue sebagai penguat penambah protein untuk mengantikan fungsi telur dalam adonan kue kering memang saya riset sendiri. Tanpa dukungan merk apapun sehingga anda bebas menggunakan aneka merk di pasaran. Semoga bermanfaat.*

Usaha kue kering merupakan salah satu usaha favorit yang paling banyak diminati.  Disamping kue kering mudah dibuat, bahan baku mudah didapat dan modal tidak perlu modal padat. Usaha kue yang sering kali dikaitkan dengan hobi ibu ibu  sekarang  tidak lagi dianggap sebagai usaha remeh. Trennya berkembangnya usaha kue kering semakin terlihat dengan munculnya aneka kue kering modern dan tradisional.  Bahkan dengan munculnya outlet penjualan khusus snak dan kue kering, merupakan tanda bahwa usaha kue kering ini sudah punya pasar tetap khusus.
Menjelang lebaran, ketika orang ramai dan sibuk mempersiapkan perhelatan besar tersebut, kehadiran kue menjadi sangat penting. Kue disini memiliki fungsi tak hanya sebagai suguhan saat tamu datang, tapi juga menjadi kue hantaran keluarga.  Saat lebaran, beberapa kue disajikan khusus untuk menyambut tamu yang datang bersilahturahmi merayakan lebaran bersama.  Bisa dibayangkan berapa banyak kebutuhan kue hidangan tersebut untuk setiap keluarga. Yang paling disukai adalah kue kering karena lebih praktis dan tahan lama. Sementara untuk kebutuhan hantaran, keluarga yang berkunjung seringkali membawa buah tangan atau sekedar member parcel. Kue kering menjadi alternative yang paling banyak dipilih. Otomatis permintaan kue kering menjadi besar.
Dapat dilihat di pasar tradisional, supermarket, outlet khusus sampai penjualan door to door penjualan kue kering sangat marak menjelang lebaran. Boleh dikatakan lebaran  adalah moment yang tepat untuk meningkatkan penjualan kue kering atau memulai usaha ini karena peluangnya begitu besar. Jenis kuenya beragam dalam kemasan yang bervariasi pula. Sebagai negara dengan penduduk muslim terbanyak, yang memiliki budaya merayakan lebaran sudah pasti kebutuhannya sangat besar


Kue Kering TANPA TELUR Bisakah ?
Telur menjadi salah satu bahan kebutuhan yang penting dalam pembuatan kue kering . Dalam kue kering telur memiliki fungsi sebagai sumber protein yang mengikat bahan di dalamnya baik yang berlemak maupun tepung. Telur memiliki peran penting sebagai bahan utama disamping tepung itu sendiri karena kehadiran telur bisa menciptakan tekstur dan rasa yang berbeda jauh. Disatu sisi pemakaian telur yang banyak juga rentan dengan kenaikan harga yang tidak stabil. Telur menjelang hari raya dipastikan akan naik berkali kali lipat karena permintaan yang banyak.
Pemakaian telur terkadang mengurangi laba/margin karena harganya yang cenderung naik. Upaya untuk merekayasa bahan agar bisnis tetap eksis di tengah krisis dan kenaikan harga upaya menggantikan telur dengan bahan semacam emusifier .Lebih konsisten dan praktis. Tidak perlu harus mengocok telur atau khawatir harga akan naik. Kemampuan pengganti telur ini disamping mengikat adonan juga memberikan tekstur renyah.

Tahukah Anda Para Pembuat Kue Tentang EMULSIFIER KUE ? FUNGSI SIGINIFICANT SAAT TELUR MAHAL 
Industri per kue an sering kali terjebak pada penyebutan merk. Bayangkan masih banyak pelaku usaha kue tidak paham detail tentang emulsifier lebih cenderung menyebut merk. Perlu dtegaskan bahwa adonan yang baik biasanya mengandung emulsifier yang punya fungsi mengikat lemak dan air dalam sebuah adonan. Di adonan secara alami biasanya digantikan oleh fungsi protein. Telur adalah komponen yang banyak mengandung protein sehingga banyak digunakan di adonan.
Kue kering TANPA TELUR bisa dibuat dengan mengantikan fungsi nya dengan emulsfier kue. Apa saja di pasaran merk nya emulsifier ?. Ada yang menyebut SP,ovalet dan seabreg merk lain karena saya tidak mewakili merk. Silahkan cari mana yang cocok dan pas harga buat kantong anda.
Emulsifier ini akan berfungsi mengantikan telur yang mahal. Penelitian saya menunjukkan bahwa 2-3 gr emulsifier bisa gantikan  1 butir telur, Sangat efisien dan tidak perlu takut telur mahal atau hilang atau berkurang kwalitasnya.

Saya lakukan penelitian ini tahun 2013, ketika ide fibre untuk gantikan telur ternyata di luar dugaan emulsifier kue bisa mengantikan fungsi telur. 100% menggantikan ?. Tidak mungkin 60-70% bisa mengurangi biaya dan beban derita UKM. Yups, penelitian ini hanya untuk UKM. Yang penting bisa mengantikan fungsi telur yang makin tidak karuan harganya, saya sudah merasa bahagia,

Teman, ukm coba tengok ketika harga telur makin tidak karuan cek kue kering dengan harga murah jadi solusinya. Tanpa telur membuat bisnis anda murah, so apalagi yang ditunggu.
simak resep original saya. Semoga bermanfaat

Resep : choco chip ala good time (home made biscuit )
Bahan :
Tepung terigu protein rendah/soft wheat            250 gr
Tepung maizena                                                25 gr 
Gula halus                                                       100 gr
Margarine                                                        150 gr
Minyak goreng                                                   70 gr
Emulsifier                                                          10 gr
Baking powder                                                     1 gr
Garam                                                                 1 gr
Susu bubuk                                                         20 gr
Choco chip aneka bentuk dan rasa, secukupnya

Cara Membuat :
Campurkan semua bahan kering tepung, garam n baking powder.Kocok margarine, gula halus  dan emulsifier sampai rata dan halus selama 5-10 menit. Masukkan sebagian minyak goreng, tambahkan terigu, maizena, aduk rata. Tambahkan sisa minyak goreng. Aduk kembali sampai rata.
Cetak kue/biscuit sesuai bentuk yang diinginkan. Jika dengan bentuk manual  bisa dengan bentuk bulat lalu tambahkan chocok chip. Oven sampai masak dan kering





Jumat, 20 Mei 2016


Saya tidak sedang membahas raja bumbu pasta yang banyak dikuasai oleh merk terkenal di Indonesia yang memiliki modal besar. Sebut saja Indofood yang banyak mengelontorkan aneka bumbu instan di pasaran. Kenapa tidak perlu dibahas , mereka dengan dan besar kuat kemampuan ber iklan sudah mampu membius pasar bumbu pasta siap saji instan di Indonesia.
Ibu ibu adalah target utama yang paling banyak menggunakan bumbu instant saat memasak. Pertimbangan ekonomis irit, jauh lebih enak membeli satu sachet bumbu rawon disbanding membuat sendiri bumbu rawon yang hrs ngumpulin kluwek, bawang merah, bawang putih dan aneka rempah lain yang pasti lebih ribet dan jatuhnya mahal. Bumbu tiap hari digunakan.
Pasar bumbu pasta siap saji begitu besar, jangan hanya melihat di rak supermarket dimana deretan merk terkenal terpampang megah, tapi pasar tradisionalpun dimana ada pedagang rempah segar pun bumbu semacam ini banyak dibutuhkan.
Salah satu yang jadi bahasan saya kali ini adalah cerdasnya UKM yang mampu mengisi pasar bumbu khusus pasar tradisional dengan harga murah. BMM atau yang lebih dikenal dengan nama bumbu mahmudah adalah salah satu ukm dari Sidoarjo jawatimur yang sudah sukses mengambil hati pelanggan khusus yakni harga terjangkau.
Mengamati perilaku pasar, para ibu ibu dengan budget yang pas pasan, pastinya memilih yang ekonomis merupakan pertimbangan dalam pengambilan keputusan. Secara fisik bumbu mahmudah tidak tampil memikat selayaknya merk besar, kemasan kantong sederhana seolah menyiratkan yang penting adalah bumbu bukan bungkus, karena bungkus membuat mahal. Secara berat dan bentu, Bumbu BMM jauh lebih berat jika disbanding head to head dengan pesaingnya . Ini secara psikologis akan memberikan benefit fisik, pembeli merasa untung karena BMM lebih besar, lebih murah,lebih banyak meski bungkusnya biasa saja.
Setiap hari ribuan BMM dibeli, harga berkisar di 1500 per pack pastilah lebih murah disbanding pesaing. Pasar yang luar biasa gurihnya, tanpa banyak persaingan berarti BMM sudah menguasai beberapa pasar tradisinal di jatim bahkan di luar jatim.
Kesederhanaan yang murah barangkali itu yang ingin disampaikan membuat pembeli loyal. Padahal  jika mau jujur, untuk membuat masakan lebih enak, barangkali butuh dua kali bahkan tiga kali . Sebenarnya BMM lebih murah karena lebih cair dibanding pesaing. Pembeli tidak peduli kok, yang penting murah, besar dan praktis. Jadi selalu ada cara cerdas masuk ke pasar tanpa harus bersaing mati matian dengan pemain besar.

Jadi UKM, masih tertarik dengan peluangnya. Cari cara cerdasmu masuk di pasar bumbu tradisional kemasan. Banyak peluang disana.

Yang tertarik ingin memahami dan belajar kelas bumbu pasta tanggal 26 mei 2016. Yuk segera daftar di 08176456368

Rabu, 18 Mei 2016

MENCETAK PENGUSAHA KATERING DAN WARUNG KELAS UKM YANG TANGGUH ITU MEMANG MEMBUAT BANGGA.  KELAS YUYUN ANWAR 3 DAYS BIZ CAMP KEMBALI MENCETAK PULUHAN PENGUSAHA YANG MEMILIKI SISTEM PENGOLAHAN PRODUKSI YANG BAIK TANPA TERGANTUNG CHEF. KEREN. PRAKTIS. BERMANFAAT.SANGAT SOLUKTIF.
hari ke 2, peserta seperti anak kuliahan juga diajak berhitung cara menentukan harga pokok. Eh kerennya di bis #kursus kuliner ini cara menghitungnya tidak sama dengan yang ada. Memang saya anti main stream. Cara hitung saya mirip pabrikan. Bukan gaya hotel atau kuliner di pasaran. Penasaran kan ? Iya lah lebih efektif. Di hari akhir peserta akan mendapatkan modul hitungan yang bisa digunakan sendiri di rumah nanti

hari pertama setelah digelontor dengan teori, para pengusaha praktek langsung tehnik tehnik yang sudah ditemukan oleh yuyunanwar.com yang bertujuan untuk membuat cara masak lebih produktif, efisien, murah dan cepat. Nah ini pasti jadi solusi untuk #bisniskuliner #catering#warung  3 days biz camp

jam pertama 3 days biz camp, jadi bagian yang penting karena saya memamaparkan tehnik dan manajemen produksi tanpa chef dan aplikasi sederhana haccp. Tuh saya sampai tidak kelihatan di balik meja uhuuui...kelas catering kuliner keren

Para pengusaha ini serius mendengar paparan manajemen produksi tanpa chef , begitu serius sampai ditunjuk tunjuk tidak kerasa. kerennya kelas kursus kuliner kursus catering warung

Hari ke 3, kelas 3 days biz camp, para pengusah ini masih bertahan serius mendengar paparan closing dari kelas catering warung tanpa koki. wihhh bu eni pemilik catering terkenal di Surabaya ini sampai serius banget,sementara pak arif segitunya sampai berdiri antusias mendengarkan

bu yuyun bukan sedang berpose, sedang menjelaskan re heat re heat no defrost no thawing yang bikin peserta paham ternyata ilmu rantai dingin luar biasa membantu membuat mutu makanan tetap baik. kelas keren kursus kuliner catering warung

kelas 3 days biz camp, ini bagian yang paling mengharukan karena bu yuyun mengajarkan bagaimana udang sekurus itu bisa tampil montok dengan coating food yang tepat. kelas kursus catering warung keren

nah pas praktek masak pun semua masih bisa berdiskusi sambil Tanya dan sharing, kelas kursus kuliner catering warung memang keren

Re heat re heat rantai dingin rantai dingin.....teriak bu yuyun meyakinkan peserta untuk memastikan tidak ada masalah makanan dari beku langsung digoreng dengan minyak panas. Nah....kelas kursus kuliner catering memang keren

wah jadi bikin bumbu satenya lebih murah ya, teriak pengusaha resto dari Madura ini, 250 kacang dengan 1500 air waduh bisa murah banget nih. senang ya dapat ilmu membuat tehnik hemat dan tepat. kursus kuliner catering warung


Cara produksi snak box frozen, hmmm....lucunya ternyata pesertanya terbagi dua yakni pengusaha snak box dan catering makanan. Yang punya masalah dengan usaha snack focus disini. tapi kata pengusaha catering makanan, snaknya ntar ngambil dari teman saja deh. Nah keren kalo bisa networking dan saling berbagi. kursus kulinr catering warung

Bu yuyun memberi contoh membuat adonan pastel pusing dan roti Maryam beku. nah keren kan kelas kursus kuliner catering warung

Berfoto bersama, indahnya saling berbagi, semoga teman teman sukses dengan usahanya


Dalam beberapa bulan ini dunia kuliner terutama usaha mie siap saji banyak diramaikan dengan resto mie kekinian yang banyak mengusung rasa pedas berlevel. Pemilihan nama yang sensasional dan unik menjadi salah satu cirinya. usaha ini bukannya makin meredup malah semakin banyak peminat. beberapa pengusaha yang pede mengangkat usaha mie kekinian ini juga sudah mulai genjar memfranchisekan usahanya. Nama mie yang banyak diusung mulai dengan nama yang super "ngeri" seperti mie setan, mie iblis , mie kober atau bahkan mie genderuwo sampai bergeser ke mie akherat . Atau bahkan ada yang menggusung konsep mie tahanan atau mie nyonyor dan seterusnya.
Lalu, benarkah usah mie dengan level pedas dan tampil kekinian ini masih prospek. Simak 3 alasan besar mengapa usaha ini tetap punya prospek.
1. Mie adalah makanan yang paling banyak digemari di Indonesia. sebagai alternative kedua makanan pokok mie adalah pilihan utama usaha ini. Lewat produksi mie instan yang menguasai Indonesia, kebiasaan konsumsi mie sudah sedemikian masif terjadi di  seluruh pelosok Indonesia. Jadi jika menghidangkan usaha makanan berbasis mie, anda memasuki sebuah wilayah dimana usaha ini sudah menjadi pola hidup kebiasaan masyarakat. Pasar nya sudah ada dan berulang.
2. Tambahan value kata pedas semakin membuat usaha ini membuat pembeli ketagihan dengan mie yang dihidangkan. Apalagi pedas memiliki karakter adiktif dan berjenjang. Jadi mie yang dijual semakin pedas semakin mengilas (omzetnya).
3. Mie menjadi alternative mengisi perut agar makanan pokok bisa terpenuhi, jika tdak makan nasi mie adalah pilihan berikutkanya. Kalau setiap hari makan nasi tiga kali, potensi mie pun bisa mengantikannya.

Masih ragu dengan usaha mie berlevel ? Atau tidak tahu cara membuat usahanya ? Untuk pertama kali saya akan berbagi cara dan tehnologi mengelola usaha mie pedas berlevel kekinian . Yuk jangan lupa segera join di tristar culinary jl jemur sari raya 244, Surabaya tanggal 25 mei 2016




WORKSHOP BISNIS MIE TRENDY ANEKA TOPING PEDAS KEKINIAN
(CARA MENGELOLA RESTO MIE MODERN PRAKTIS)
Bisni mie tidak hanya pangsit ayam tapi mulai berkembang dengan aneka sajian toping dan siraman bumbu menawan. Mengelola usaha mie modern resto dan gerobak harus praktis dan bisa dilakukan oleh siapapun.  Bisakah mulai usaha dengan system yang mudah untuk diaplikasi dan mengawetkan mie sehingga bisa diproduksi dalam jumlah banyak yang continue tapi rasanya tetap enak.  Kali ini akan diajarkan membuat resep baku dan system penjualan aneka mie popular .
Materi yang diajarkan :
1. Mengenal pasar aneka mie trendi
2. Strategi memulai usaha mie trendi
3. Mengenal teknik produksi ,penggunaan additive, mengawetkan bahan mie dan toping
4. Teknik portioning
5. Analisa Usaha
Praktek bersama dengan resep paten 8 resep paten :
1. Resep mie murah tanpa telur beku
2. Resep aneka mie sayuran dan buah beku tahan 6 bulan
3. Resep Mie telur beku
4. Mie bening/hitam manis
5. Kuah Mie beku serba guna
6. Aneka saos toping pedas berlevel
7. Toping ayam siap saji
8. Toping babat siap saji
9. Toping chicken katzu/chicken krispi murah
10. Bumbu mie siap saji
11. Aneka pangsit isi
12. Siomay ikan/ayam
Tanggal   : Rabu, 25 Mei 2016
Waktu : Jam 10.00 - Selesai
Biaya : Rp. 800.000,-
Tempat : Graha Akpar Majapahit-Tristar
                  Jl. Raya Jemursari 244, Surabaya
**Free talkshow : konsultasi gratis dengan Ibu Yuyun**
Untuk Informasi & Pendaftaran hubungi :
(AKPAR MAJAPAHIT-TRISTAR CULINARY INSTITUTE)
Jl. Raya Jemursari 244, Surabaya
Tlp. (031) 8433224-5, 8480821, 81639992, 0817321024, 087852790962, 085731804143
Fax. (031) 8432050
BB PIN : 2699992D / 2B4E0E95 / 57BD7954