BISNIS JAJANAN PENGGANJAL PERUT, TIDAK PERNAH SUSUT *cuplikan dari tulisan saya di tabloid lezat « YuyunAnwar.Com

Minggu, 14 Februari 2016

BISNIS JAJANAN PENGGANJAL PERUT, TIDAK PERNAH SUSUT *cuplikan dari tulisan saya di tabloid lezat

Yuyun Anwar
Food consultan dan penulis buku, konsultasi sms 08176456368, email yuyun_anwar@yahoo.com. Twitter yuyun_anwar

Bisnis Jajanan pengganjal perut,selalu jadi pilihan
Bisnis makanan tak pernah ada habisnya. Kebutuhan makan manusia tidak akan pernah berhenti selama hidup. Semakin lama semakin banyak variasi kebutuhan makanan. Orang tidak hanya cukup makan tiga kali sehari tapi juga ada makanan pelengkap yang selalu disajikan setiap harinya.
Salah satu satunya adalah jajanan yakni snak yang dinikmati sebagai makanan kecil di luar kebutuhan makanan pokok. Kata jajan memang cenderung berkonotasi makanan yang sering dibeli dari tempat lain. Berbeda dengan kata kue yang masih lebih bisa diartikan bisa dibuat sendiri atau dibeli. Kata jajan itu sendiri berarti kegiatan membeli atau belanja kue kue di luar rumah.
Jajanan berdasarkan kebutuhan akan pemenuhannya bisa jadi dibedakan menjadi jajanan ringan seperti snack keripik, snak one bite, jajan pasar atau kue kue lain yang memang dikonsumsi untuk tujuan dimakan berkali kali atau sekedarnya saja. Ada juga jajanan yang porsi dan kandungan nutrisi dan karbonya cukup tinggi sehingga bisa menjadi pilihan untuk memenuhi kebutuhan perut agar kenyang dulu sebelum makan makanan utama atau jajanan pengganjal perut. Jajanan sepinggan paling banyak masuk dalam kategori ini. Sebagai jajan pengganjal perut, bisa jadi fungsinyanya adalah tetap makanan pelengkap sebelum makanan utama dikonsumi. Jajanan ini melengkapi kebutuhan energy ketika orang tidak sempat makan makanan pokok atau menunda makan makanan pokok.
Jajanan pengganjal perut memang banyak menjadi pilihan, mengenyangkan itu barangkali alasan utama diluar karakter jajanan yang masing masing memiliki ciri tersendiri. Parameter utama dari jajanan ini adalah bisa menahan lapar pada kondisi tertentu ketika orang tidak sempat makan siang misalnya, maka menganjal perut dengan jajanan ini.  Perubahn gaya hidup turut memacu berkembangnya usaha jajanan pengganjal perut ini . Gaya hidup praktis dimana orang semakin banyak suka makanan yang sudah siap dimakan, atau waktu yang semakin sempit karena banyaknya kesibukan sehingga cenderung memilih mengganjal perutnya yang lapar karena tidak sempat makan atau alasan tidak napsu makan. Jadi pilihan usaha ini bisa jadi memiliki potensi perkembangan yang cukup pesat, jajaanan pengganjal perut, omzetnya tidak pernah susut. Beberapa jenis jajanan yang mengenyangkan atau pengganjal perut adalah yang tradisional bisa berupa tahu campur, pempek, batagor siomay, rujak, pisang epek, bumbu sumsum, bakso, cilok dan seterusnya. Sementara jajaran jajanan internasional dari luar semacam zuppa sup, roti manis, corn dog, Taiwan street snack, bakso singaopore dan seterusnya juga mulai banyak dijual di sini.
Tips Mengelola Usaha jajanan
Untuk memulai usaha jajanan pengganjal perut ini banyak hal yang perlu diperhatikan terutama untuk para pemain baru yang  memulai usaha ini. Memastikan segmen pasar yang akan dibidik untuk menjual jajanan mengenyangkan juga menjadi poin utama. Sangat penting untuk tahu siapa pembeli produk kita. Dengan begitu usaha ini akan focus pada kebutuhan dan keinginan konsumen yang dibidik. Memilih hanya satu jenis konsumen dalam ukuran yang terbatas jauh lebih mudah dibanding memilih pasar besar tapi tidak memahami bahkan tidak bisa memenuhi. Contoh praktis menentukn segmenn pasar ini adalah, mencari focus berjualan jenis jajanan tradisional pempek untuk kelompok orang Palembang di Jakarta misalnya, dengan begitu kita yakin dan tahu dimana kelompok orang Palembang di jakarat. Atau memilih berjualan di kantin sekolah SMP kelas menengah, tentunya kita tahu daya beli dan kebutuhan anak anak di kantin tersebut, missal membuka cilok aneka rasa yang pasti diminati anak anak bisa menganjal perut lapar sebelum pulang ke rumah. Focus pada segmen pasar jauh lebih mudah membuat usaha ini.
Memilihkan keunggulan yang lebih atas jajanan yang dijual sehingga makanan yang dijual tidak sama dengan pesaing. Ingat pembeli akan mudah mengingat makanan yang unik dan tidak sama dengan penjual lain . jika jajanan yang dijual secara rasa harga bahkan penampilan sama dengan pesaing maka persaingan head to head akan terjadi. Persaingan yang tidak sehat.
Memilih jajanan yang unik atau unggul tdak harus dari sisi rasa yang enak saja , tapi bisa jadi dengan penampilan, cara pelayanan nya, cara menikmati, cara pengiriman dan seterusnya dimana setiap pengusaha wajib menentukan hal ini.
Ketika tahapan ini sudah ditentukan tinggal pelaksanaan usahanya saja missal mulai dari rancangan usaha terkait lokasi, harga, karyawan, menu , manajmen operasional dan seterusnya sehingga usaha jajanan ini tepat sasaran.

Contoh Usaha Jajanan Pengganjal Perut Yang Unik
Pempek Lele Bakar Isi Sambal Cetar
Pempek adalah makanan yang sangat popular di Palembang. Namun makanan ini tidak hanya digemari di kota itu saja. Pempek mulai meng Indonesia dari sabang sampai merauke. Rasa pempek yang gurih dan kenyal serta siraman cuko dan sambal pedas menjadikan paduan yang pas untuk dinikmati kapanpun.  Pempek banyak ragamnnya mulai dari lenjer, adaan , kapal selam sampai kulit. Masing masing memiliki keunggulan sendiri. Pempek disajikan dengan cuko yang segar kecut dan sambal serta potongan timun atau mie.  Pempek biasanya disajikan dengan cukup direbus saja atau digoreng. Yang paling umum memang digoreng.
Agar pempek bisa tampil unik, bisa disajikan dengan cara dibakar dan diberi sambal hijau yang sangat pedas.  Demikian bahan tidak hanya dari ikan tenggiri tapi ikan lele yang sudah diambil duri. Sensasi yang diharapkan adalah pempek dengan aroma bakar yang unik dan diisi sambal hijau yang pedas sehingga membuat orang merasakan sensasi cabe di dalamnya. Pempek bisa disantap langsung atau disajikan dengan cuko sebagaimana layaknya pempek pada umumnya.
Resep Pempek lele Bakar Isi Sambal
Bahan Adonan :
250 gr tapioka
1 sdm garam
1 sdt gula
4 siung bawang merah diiris
2 batang daun bawang diiris
100 ml santan kental dari ½ butir kelapa
Vitsin secukupnya
Sambal hijau
50 gr cabe hijau rawit
50 gr cabe hijau besar
3 gr garam
Penyedap secukupnya
Cara Membuat :
Cabe digoreng sebentar dan dihancurkan agak kasar lalu tambahkan penyedap dan garam. Sisihkan.
Bersihkan ikan lele lalu filet dan biarkan  kulit ikan masih tersisa. . Giling dengan mesin penggilingan atau manual.  Uleni daging ikan, garam, gula, bawang daun, bawang merah dan vitsin.
Tuang santan sedikit demi sedikit sedikit diuleni sampai tercampur rata dan lembut.
Tambahkan tepung sagu. Aduk rata. Sampai adonan bisa dipulung. Bentuk menjadi bola bola sebesar 25 – 30 gr. Isi sambel hijau di dalamnya. Bentuk lagi menjadi bulat.  Lakukan sampai adonan habis.
Sebaiknya ikan lele pada saat dicampur pada posisi dingin. Masukkan beberapa menit di kulkas sebelum digunakan. Taburi bola bola pempek adaan dengan tapioca sehingga tidak lengket satu sama lainnya. Goreng dalam api kecil sampai ¾ masak. Angkat.
Siapkan  tungku pembakaran .  Bakar  Pempek sampai masak denagn dibolak balikkan . Angkat dan sajikan dengan cuko.
Perhitungan Harga per porsi pempek isi sambal
Bahan
Berat/gr
Harga/kg
Biaya/Rp
 Ikan lele filet
                 500.00
                  70,000.00
                        35,000.00
 sagu/tapioka
                 250.00
                     6,500.00
                          1,625.00
 gula
                   10.00
                  12,000.00
                              120.00
 bawang merah
                   25.00
                  15,000.00
                              375.00
 bawang daun
                   35.00
                     5,000.00
                              175.00
 santan
                 100.00
                  10,000.00
                          1,000.00
 vitsin
                     3.00
                  20,000.00
                                60.00
 cabe hijau rawit
                   50.00
                  24,000.00
                          1,200.00
 cabe hijau besar
                   50.00
                  20,000.00
                          1,000.00
 garam
                   12.00
                     1,500.00
                                18.00
 Jumlah
              1,035.00

                40,573.00
Hasil jadi 40 potong/harga per potong


                          1,014.33


Analisa Usaha Penjualan Pempek 75 porsi (per porsi isi 5)
 Biaya Operasional
 Biaya bahan 75 porsi x 5 = 375 biji
Rp.
                      380,371.88
 Cuko
Rp.
                        25,000.00
 Tenaga kerja 
Rp.
                        45,000.00
 sewa tempat per hari
Rp.
                        10,000.00
 Biaya bahan Bakar/elpiji
Rp.
                        10,000.00
 Transport dll
Rp.
                          5,000.00
 Jumlah Biaya operasional
Rp.
                      475,371.88
 Harga pokok per porsi
Rp.
                          6,338.29
 harga jual per porsi
Rp.
                        10,000.00
 omzet per hari
Rp.
                      750,000.00
 keuntungan = omzet - biaya operasional
Rp.
                      274,628.13




0 komentar