Tepung Martabak Instan,Solusi Efektif Menghidari Terbuangnya Adonan Karena Tidak Laku « YuyunAnwar.Com

Minggu, 26 Juli 2015

Tepung Martabak Instan,Solusi Efektif Menghidari Terbuangnya Adonan Karena Tidak Laku

Bisnis Martabak Manis Tak Harus Ribet..!!!
Oleh : Yuyun Anwar

Martabak manis atau dikenal dengan terang bulan banyak penggemar. Siapa sih yang tidak mengenal kue ini. Kue yang terkenal dikelola oleh orang Lebak ini memang identik dengan sekelompok orang yang dari Lebak yang banyak menjadi pengusaha martabak manis. Martabak manis identik dengan lebak.

Seringkali menyaksikan martabak manis/terang yang dijual harus membuang sisa adonan yang tidak terjual karena mungkin suasana lagi sepia tau adonan mengalami perubahan karena proses holding penyimpanan yang lama di jalan/lokasi yang panas. Pasti rugi. Apalagi untuk pemain baru yang belum punya pelanggan. Sungguh sangat beresiko membuat adonan martabak manis dalam jumlah banyak dan terbuang karena tidak ada pembeli.

Bisnis harus cerdas. Solusi usaha kuliner martabak manis/terang bulan adalah dengan membuat tepung instan yang nantinya siap dimasak kapanpun sesuai dengan kondisi.  Tidak perlu membuat stok adonan sampai berlebih dan tidak bisa digunakan lagi. NO WASTE adalah prinsip efisien yang harus di jalankan. Sekarang saat anda buka martabak manis/terang bulan cukup bawa tepung instan saja. Lakukan pengadonan di lokasi sambil melihat situasi. PORTIONING adalah tindakan cerdas untuk membungkus adonan tepung martabak manis sesuai dengan kebutuhan. Anda bisa control pemakaian dan hindari waste/adonan yang tidak terpakai. Mixing adonan sesuai keadaan. Adonan instan kering akan awet saja , sama dengan toping martabak manis semua dalam bentuk awet. Nah pada saat hujan lebat ketika tidak ada pembeli anda bisa berhemat. Rekruitmen karyawan jadi mudah karena membuat terang bulan/martabak manis tidka perlu orang khusus. Naah bisnis kuliner semakin efektif dan keren. Yuk ikuti cara membuatnya.

Cara membuat Tepung Martabak Instan
Untuk menghemat dan menjaga kemungkinan terbuangnya adonan karena membuat adoanan martabak manis terlalu banyak, tepung martabak manis bisa dibuat secara instan. Berjualan martabak manis terang bulan banyak dipengaruhi oleh situasi sehingga penjualan menjadi turun naik per harinya. Ide mengemas tepung martabak manis dalam  0.5 kg adonan misalnya dapat menghemat biaya terbuangnya bahan adonan yang sudah tercampur karena tidak laku. Lebih praktis, karena tidak perlu menyiapkan adonan dalam jumlah banyak, adonan martabak manis /terang bulan cukup disiapakan 45 menit sebelumnya . Jika memang dirasa kebutuhan banyak/laris manis, segera buat adonan lagi. Cukup dengan mengaduk selama 5-10 menit, martabak manis/terang bulan siap dicetak.

Resep Adonan Tepung Martabak manis/terang bulan Instan
Nama bahan
kebutuhan/kg
Terigu protein sedang
                           820.00
Gula pasir*
                           160.00
Ragi instan
                               3.00
Garam
                             10.00
Vanila butter
                               2.00
soda kue
                               3.00
Total
                       1,000.00


Cara Membuat : campur semua bahan diatas dalam wadah mangkuk, aduk sampai rata. Kemas satu kg adonan dalam satu kantong plastik. Seal rapat sehingga bebas dari kutu dan kotoran. Di suhu ruangan campuran adonan terang bulan/martabak manis instan bisa bertahan 1 bulan, jika ingin awet bisa disimpan di kulkas.
Cara Menyiapkan : satu 500 g martabak instan bisa dicampur dengan air sebanyak 600 ml. Jika ingin ditambahkan telur, air dikurangi. 1 butir telur setara dengan rata rata 50 ml air. Masukkan adonan instan dalam wadah sebanyak 1 kg, tambahkan air sedikit demi sedikit,aduk dengan mixer kecepatan rendah selama 5 menit. Tambahkan sisa air lalu tambah kecepatan. Aduk lagi selama 5 menit, ketika sudah tercampur rata. Angkat mixer. Tutup adonan dan biarkan selama 30-45 menit. Martabak manis siap dicetak. Jika akan dicetak dalam waktu yang cukup lama adonan boleh menggunakan air dingin/disimpan di suhu dingin agar soda kue tidak bekerja dulu.






1 komentar: