Bisnis Oleh Oleh Daerah Brownis Pisang Panggang Dalam Kemasan « YuyunAnwar.Com

Rabu, 08 Agustus 2012

Bisnis Oleh Oleh Daerah Brownis Pisang Panggang Dalam Kemasan


Bisnis oleh oleh berbahan dasar pisang, makin berkembang
Pisang, merupakan jenis buah yang banyak tumbuh di iklim tropis Indonesia. Keberadaan pisang hampir bisa ditemukan di setiap tempat. Seolah di setiap pasar pasti ditemukan satu tempat yang khusus berjualan pisang. Bahkan di beberapa daerah pisang dijual dengan berkeliling.

Dibanding buah lainnya, Pisang secara kultur memiliki peran tersendiri. Jenis buah ini seringkali dikaitkan dengan tradisi acara tertentu. Buah pisang, baik dalam bentuk olahan selalu dihidangkan di acara tersebut. Keunggulan buah ini disamping bisa digunakan sebagai desert buah,  dapat diolah menjadi berbagai makanan kudapan. Rasa pisang yang manis dan teksturnya yang lembut membuat Pisang sangat digemari. Buah yang sudah dikenal sejak kita masih kecil ini selalu ada dalam hidangan setiap hari.

Saat ini berkembang trend olahan pisang yang banyak dijual di pinggir jalan dan toko toko yang  laku keras. Pembelinya sampai antri panjang. Bahkan, boleh dibilang pisang adalah hidangan sepanjang masa. Pisang Goreng di pinggir jalan dari dulu sampai sekarang tetap ada pembelinya. Begitupun, Kue Nagasari  yang berisi pisang masih bisa ditemukan di jajan pasar setiap hari. Salah satu alasan mengapa menjual olahan pisang karena  sudah demikian popular. Disamping rasa dan teksturnya yang enak, Pisang dapat mengenyangkan . Apalagi harga pisang begitu mudah dijangkau.

Sebagai makanan oleh oleh olahan pisang paling banyak diwakili oleh keripik pisang, sale atau dodol pisang. Oleh oleh dibanding jenis makanan diatas yang umum dijual memiliki perbedaan yang cukup nyata. Artinya makanan oleh oleh daerah harus memiliki ciri khusus daerah. Beberapa penghasil tanaman pisang seringkali menjadikan hasil panen pisang sebagai komoditi atau usaha oleh oleh. Makanya beberapa daerah terkenal dengan jenis pisang pisang tertentu sesuai dengan potensi daerah. Menyebut jenis pisang yang digunakan adalah penting apalagi jika jenis pisangnya adalah unik atau hanya ada di daerah khusus.

Bisnis makanan oleh oleh dari pisang tak ada matinya. Pisang yang digemari semua orang hampir boleh dikatakan memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa. Sebagai sumber karbohidrat dan vitamin lainnya pisang menjadi asupan yang tepat. Namun sayang buah pisang terkadang mudah busuk dan kurang “handy” untuk dibawa sebagai oleh oleh karena mudah busuk, rusak selama perjalanan atau memar sehingga orang malas membawa oleh oleh jika perjalanan jauh atau situasi tidak memungkinkan misal berdesakan. Solusi yang tepat adalah mengolah dan mengawetkan pisang sehingga mudah untuk dibawah kemanapun.

Usaha Bropis Panggang dalam kemasan
Bropis (brownis pisang) bisa jadi ide untuk menambah varian usaha oleh oleh berdasarkan potensi pisang yang dimiliki. Selama ini hanya memanfaatkan jenis olahan kering semacam keripik dan seterusnya, bisa menambahkan brownis pisang. Brownis adalah kue dari luar negeri yang sedang banyak digemari. Memadukan brownis dengan pisang menjadi alternatif yang cemerlang, apalagi brownis dimasak dengan panggang dan dikemas rapi sehingga lebih awet. Jika perlu brownis dikeringkan dengan suhu tertentu sehingga lebih kering dan tahan lama.
Untuk brownis pisang panggang kering sebaiknya dipotong kecil kecil dan dioven sampai benar benar kering lalu dikemas dengan menggunakan toples , plastik atau kaleng yang menarik. Brownis pisang panggang segar bisa dikemas dengan bungkus plastik dan kotak yang rapi sehingga terhindar dari kotoran debu atau sumber bakteri berbahaya yang akan menimbulkan penyakit dan cepat rusak brownis.

Untuk menghasilkan rasa bropis yang khas daerah pilih jenis pisang daerah yang terkenal dan harus disebutkan jenisnya. Misal brownis pisang ambon, pisang nangka atau pisang kepok. Penyebutan jenis pisang akan menciptakan varian tersendiri sehingga konsumen tergelitik ingin mencoba coba beberapa variasi.  Jenis pisang daerah akan memperkuat image oleh oleh daerah yang dijual.

Resep dan cara Membuat Bropis Keju
Bahan a :
100 gr terigu
100 gr margarine
3 butir telur
25 gr coklat bubuk ayak
Bahan b :
125 gr keju parut
1 butir telur
20 gr terigu protein sedang
Cara Membuat : Kocok margarine dan telur sampai halus lalu tambahkan pisang yang sudah dihaluskan, tepung terigu dan coklat.  Untuk membuat bahan b bola keju, campur semua bahan menjadi satu lalu bentuk bola bola seukuran kelereng atau bola bekel.
Olesi Loyang cetakan dengan margarine dan terigu. Tuang adonan brownis separuh ke dalam loyang lalu tambahkan bola bola keju tambahkan sisa adonan.Panggang selama 45 menit. Angkat dan dinginkan. Brownis bisa dikemas dengan menggunakan kotak dan ditutup rapat.
Resep dan Perhitungan Bropis Keju Panggang


Bahan
Berat/gr
Harga/kg
Biaya/Rp
 Margarine
                  100.00
                  15,000.00
                          1,500.00
 Telur
                  200.00
                  16,000.00
                          3,200.00
 terigu
                  120.00
                     9,000.00
                          1,080.00
 cokelat bubuk
                    25.00
                  24,000.00
                              600.00
 Keju
                  125.00
                  45,000.00
                          5,625.00
 Pisang ambon
                  300.00
                  15,000.00
                          4,500.00
 Jumlah
                  870.00

                  16,505.00
Harga/ kg


                        18,971.26


Analisa Usaha Penjualan Brownis pisang panggang keju 500 gr x 20 pack

 Biaya Operasional



 baiaya bahan 20 pack brownis

Rp.
                      189,712.64
 kemasan @ Rp. 1200

Rp.
                        24,000.00
 Tenaga kerja

Rp.
                        40,000.00
 Biaya bahan Bakar

Rp.
                        10,000.00
 Transport dll

Rp.
                          7,000.00
 Jumlah Biaya operasional

Rp.
                      270,712.64
 Harga pokok per pack

Rp.
                        13,535.63
 harga jual per pack

Rp.
                        15,500.00
 omzet per hari

Rp.
                      620,000.00
 keuntungan = omzet - biaya operasional

Rp.
                      349,287.36

 tulisan pernah di muat di harian surya*

1 komentar: